Tinjauan yuridis terhadap pengawasan warga negara asing yang menyalahgunakan visa liburan menurut undang-undang no. 6 tahun 2011 tentang keimigrasian (Studi Kasus Pada Warga Negara Asing Asal China: Meng Ai Phing Dan Fan Menghi Di Kantor Imigrasi Tangerang)

Lailiani, . (2020) Tinjauan yuridis terhadap pengawasan warga negara asing yang menyalahgunakan visa liburan menurut undang-undang no. 6 tahun 2011 tentang keimigrasian (Studi Kasus Pada Warga Negara Asing Asal China: Meng Ai Phing Dan Fan Menghi Di Kantor Imigrasi Tangerang). Universitas Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (257kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (234kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (79kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (142kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (112kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (321kB)

Abstract

Warga negara asing dapat menetap dan bekerja di Indonesia, tapi mereka harus mengikuti protokol yang ada dan dapat memenuhi persyaratan-persyaratan yang telah ditentukan oleh pihak keimigrasian Indonesia. Sedangkan tindakan yang dilakukan oleh ke dua warga negara asing asal China yaitu Meng Ai Phing dan Fan Menghi telah melakukan tindak penyalahgunaan visa yang merupakan salah satu tindakan melawan hukum. Meng Ai Phing dan Fan Menghi hanya membuat visa liburan yang sebagai mana diketahui visa tersebut bukan visa yang dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama dan bukan juga dapat digunakan untuk bekerja di Indonesia, tapi mereka berdua melanggar ketentuan berdasarkan dinas keimigrasian. Meng Ai Phing dan Fan Menghi tinggal menetap dan bekerja di sebuah salon di kawasan Tangerang dengan hanya memiliki visa liburan, mereka tidak meningkatkan atau mengubah visa untuk tinggal menetap dan bekerja yang mengakibatkan mereka dikenakan sanksi oleh dinas keimigrasian dengan pembatalan visa dan dideportasi ke negara China yang merupakan negara asal Meng Ai Phing dan Fan Menghi. Robin selaku bos dari Meng Ai Phing dan Fan Menghi dan juga pemilik salon tersebut mengakibatkan saudara Robin terkena sanksi pindana karena telah melanggar Pasal 122 dan Pasal 124 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian karena saudara Robin telah memberikan kesempatan kepada warga negara asing untuk menyalahgunakan visa dan menyembunyikan, melindungi, menampung, dan memberi pekerjaan terhadap warga negara asing tersebut. Setiap perbuatan melawan hukum merupakan perbuatan melanggar hukum, yang membawa kerugian pada orang lain, mewajibkan orang yang karena salahnya menerbitkan kerugian itu dan mengganti kerugian tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sistem pengawasan terhadap warga negara asing dan penegakan hukum terhadap warga negara asing yang menyalahgunakan visa liburan. Jenis Penelitian ini menggunakan metode penelitian Empiris atau Penelitian Lapangan. Hasil penelitian ini (Studi Kasus Nomor: 122/BAP/Lain-lain/V/2010) menyatakan bahwa Warga Negara Asing asal China yaitu Meng Ai Phing dan Fan Menghi telah meyalahgunakan visa liburan mereka dan saudara Robin selaku pemilik salon tempat mereka bekerja juga telah melakukan tindakan melawan hukum dengan memberi tempat tinggal dan mempekerjakan Meng Ai Phing dan Fan Menghi di salon miliknya, akan tetapi sampai saat ini saudara Robin masih belum bisa ditemui karena belum jelas dimana keberadaannya dan mengakibatkan saudara Robin dimasukan ke dalam daftar pencarian orang atau DPO. Pihak imigrasi belum menutup kasus atas Robin walaupun telah menutup kasus atas Meng Ai Phing dan Fan Menghi, karena kedua WNA asal China tersebut sudah dijatuhi hukuman dengan pembatalan visa dan dideportasi.

Item Type: Other
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Sri Lestari
Date Deposited: 16 Jul 2021 06:10
Last Modified: 16 Jul 2021 06:10
URI: http://eprints.unpam.ac.id/id/eprint/8842

Actions (login required)

View Item View Item