Peran Guru Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Dalam Mencegah Terjadinya Bullying Pada Peserta Didik (Studi Kasus di SMP Dwi Putra Ciputat Kota Tangerang Selatan)

Siti Munawaroh, (2020) Peran Guru Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Dalam Mencegah Terjadinya Bullying Pada Peserta Didik (Studi Kasus di SMP Dwi Putra Ciputat Kota Tangerang Selatan). Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (307kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (226kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (301kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (142kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (225kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (85kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (691kB)

Abstract

Bullying adalah sebuah tindakan atau perilaku agresif yang disengaja, yang dilakukan oleh sekelompok orang atau seseorang secara berulang–ulang dari waktu ke waktu terhadap seorang korban yang tidak dapat mempertahankan dirinya dengan mudah atau sebagai sebuah penyalahgunaan kekuasaan/kekuatan secara sistematik. Bentuk perilaku bullying diantaranya bullying fisik, bullying verbal dan bullying mental/psikologis. Bullying bukan hanya karena adanya ketidak seimbangan kekuatan baik fisik maupun psikologis yang dimiliki oleh pelaku, tetapi juga disebabkan karena sikap korban yang diam dan tidak mau melaporkan perlakuan bullying yang diterimanya, selain itu juga sikap saksi yang acuh saat melihat situasi ini berlangsung menjadi penyebab berkembangnya bullying. Akar permasalahan dari adanya perilaku bullying disebabkan oleh kurangnya pendidikan moral dan karakter serta kurangnya pengamalan nilai–nilai Pancasila. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) untuk mengetahui bullying yang terjadi di SMP Dwi Putra Ciputat, (2) mengetahui peran guru PPKn dalam mencegah terjadinya bullying pada peserta didik di SMP Dwi Putra Ciputat. Untuk mencapai tujuan diatas, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Sumber data diambil melalui subjek guru PPKn, guru BK, Kepala Sekolah dan Peserta Didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan cara mereduksi data, memaparkan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) bullying yang terjadi di SMP Dwi Putra Ciputat adalah bullying verbal seperti mengolok-olok, mencela, memberikan julukan menggunakan nama orang tua, berkata kasar dengan menggunakan bahasa binatang, dan menghina adat istiadat. Selain itu juga ditemukan adanya bullying fisik seperti mengikat teman yang pendiam dan memengang kepala temannya; (2) Peran guru PPKn dalam mencegah terjadinya bullying pada peserta didik di SMP Dwi Putra Ciputat yakni dengan melakukan kerjasama dengan guru BK, kemudian dengan peer mentoring saat proses pembelajaran untuk menggali informasi dari peserta didik, kemudian dengan memberikan pengarahan melalui upacara bendera dan ceramah jum’at, memberikan contoh yang baik yang sesuai dengan nilai moral yang terkandung dalam pancasila, selain itu juga dengan melakukan kerja kelompok dalam pembelajaran supaya siswa bisa bertukar pikiran atau sharing teman temannya, sehingga dapat mengenal karkater teman yang berbeda.

Item Type: Other
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Sri Lestari
Date Deposited: 26 Nov 2020 03:23
Last Modified: 26 Nov 2020 03:23
URI: http://eprints.unpam.ac.id/id/eprint/8732

Actions (login required)

View Item View Item