Permasalahan Penerapan Penggunaan Metode Role Play Di Sman 15 Kabupaten Tangerang

Eltiana Hermila, (2020) Permasalahan Penerapan Penggunaan Metode Role Play Di Sman 15 Kabupaten Tangerang. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (887kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (339kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (408kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (375kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (398kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (163kB)
[img] Text
JURNAL SKRIPSI ELTIANA HERMILA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB)

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah pengalaman peneliti ketika menggunakan metode role play. Dengan rumusan masalah yaitu apa permasalahan yang guru alami ketika menerapkan penggunaan metode pembelajaran role play di SMAN 15 Kab.Tangerang . Sedangkan tujuan penelitian ini adalah mengetahui permasalahan yang guru alami ketika menerapkan penggunaan metode role play di SMAN 15 Kab.Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun metodelogi penelitian yang digunakan adalah fenomenologi. Sedangkan sumber data yang digunakan adalah data-data primer dan sekunder dari persepsi guru melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi setelah itu data akan dianalisis melaui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data (tehnik coding) dan penarikan kesimpulan data. Tahap terakhir keabsahan sumber data dan triangulasi data. Hasil penelitian ini berupa persepsi guru PKN yang menyatakan “Metode role play sangat efektif, kreatif, dan inovatif untuk menumbuhkan sikap kerja sama peserta didik. Namun metode ini menuntut peserta didik untuk berpikir dan berlatih lebih keras”. Sedangkan guru B.Inggris berpendapat “ Metode role play membuat susana belajar menjadi aktif dan menyenangkan, sehingga komunikasi dapat terjalin lebih erat antar peserta didik. Namun metode ini memiliki kelemahan karena memerlukan waktu yang lebih banyak dalam pelaksanaanya”. Guru B.Indonesia berpendapat “ Metode role play ini melatih keterampilan berbicara peserta didik terutama dalam hal berdiskusi. Namun ada kendala yang dihadapi rasa percaya diri peserta didik masih belum tumbuh karena karakteristik peserta didik yang pasif”. Terakhir guru sejarah berpendapat “ Metode role play ini memberikan kesan tersendiri bagi peserta didik sehingga pemahaman materi menjadi lebih melakat dalam hati, menumbuhkan rasa senasib. Namun ada kendala yang dihadapi ketika pembelajaran metode role play ini tidak berjalan maksimal maka akan memberikan kesan yang kurang baik dimata peserta didik”. Dari keempat persepsi guru diatas semua memberikan pernyataan bahwa metode role play adalah metode pembelajaran yang efektif untuk menumbuhkan sikap kerja sama peserta didik. Walaupun ada kendala yang dihadapi itu akan menjadi evaluasi kedepannya.

Item Type: Other
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Sri Lestari
Date Deposited: 24 Nov 2020 07:31
Last Modified: 24 Nov 2020 07:31
URI: http://eprints.unpam.ac.id/id/eprint/8698

Actions (login required)

View Item View Item