Analisis Produk Full Fabric Air Filter Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Untuk Menurunkan Defect di PT. Selamat Sempurna

Alip Sastra Aminata, . (2018) Analisis Produk Full Fabric Air Filter Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Untuk Menurunkan Defect di PT. Selamat Sempurna. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
Cover Gabungan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (111kB)
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (357kB)
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB)
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (88kB)
[img] Text
ISI JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (488kB)

Abstract

PT. Selamat Sempurna,Tbk adalah perusahaan yang bergerak pada bidang otomotif khususnya dalam komponen filter dengan merk Sakura. Dalam upaya mempertahankan kualitas produk, PT. Selamat Sempurna,Tbk berusaha untuk meminimasi jumlah kecacatan dalam setiap unit inspeksinya. Untuk itu diperlukan sebuah metode pengendalian dan peningkatan kualitas untuk mengidentifikasi defect ke penyebab akar utamanya. Dari pengumpulan data yang dilakukan di PT. Selamat Sempurna,Tbk dari bulan Agustus 2017 sampai dengan Januari 2018, didapatkan bahwa defect area sealing patah merupakan jenis defect terbesar yang terjadi di PT. Selamat Sempurna,Tbk yaitu sebesar 40% dan hal ini terjadi pada area sealing patah, lalu pada tahap berikutnya setelah dilakukan proses brainstorming dengan pihak terkait di dalam perusahaan untuk mencari penyebab utama area sealing patah yang kemudian hasilnya ditampilkan melalui diagram fishbone. Untuk mengetahui prioritas perbaikan atau tindak lanjut terhadap penyebab ~penyebab yang dipaparkan dalam diagram fishbone maka digunakanlah metode AHP. Dari hasil pengolahan dengan metode AHP didapatkan penyebab utama yang paling signifikan dalam terhadap area sealing patah adalah faktor pemasangan ring yang tidak tepat dengan nilai bobot atau nilai eigen sebesar 29%. Setelah dilakukan perbaikan, defect area sealing patah sebesar 0.84%, sehingga prosentase penurunan defect untuk area sealing patah sebesar 99.4%. Melihat hasil penelitian diatas,metode AHP dapat digunakan untuk menurunkan defect tertinggi yang ada di line FFAF PT. Selamat Sempurna. Kata kunci : Defect, Area sealing patah, AHP

Item Type: Other
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Depositing User: Andika Rizky Nugraha
Date Deposited: 13 Jul 2019 02:46
Last Modified: 13 Jul 2019 02:46
URI: http://eprints.unpam.ac.id/id/eprint/8106

Actions (login required)

View Item View Item