Analisis Pengaruh Kemampuan Modal Dan Likuiditas Terhadap Keuntungan Perbankan Nasional Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Tahun 2013-2018

Dimas Dirgantoro, . Analisis Pengaruh Kemampuan Modal Dan Likuiditas Terhadap Keuntungan Perbankan Nasional Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Tahun 2013-2018. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (895kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (172kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (343kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (449kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (479kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (102kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (314kB)

Abstract

Pasar modal merupakan salah satu alternatif pilihan sumber dana jangka panjang bagi perusahaan. Termasuk didalamnya adalah perusahaan-perusahaan pada sektor perbankan. Industri Perbankan memegang peranan penting bagi pembangunan ekonomi sebagai Financial Intermediary atau perantara pihak yang kelebihan dana dengan pihak yang membutuhkan dana. Salah satu unsur yang sangat diperhatikan oleh bank ialah kinerja bank tersebut, dengan kata lain yaitu masalah tingkat kesehatannya. Tingkat kesehatan suatu bank dapat dinilai dari sisi keuangannya. Suatu bank dapat dikatakan sehat apabila bank tersebut dapat memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh peraturan yang dikeluarkan oleh Bank Sentral. Dalam melakukan penelitian ini, objek yang penulis analisis yaitu bank-bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang jumlahnya sebanyak 10 bank, sepuluh bank yang terdaftar penulis mengambil 4 bank BUMN yatu Bank Mandiri, Bank BNI 1946, Bank BRI, Bank BTPN sedangkan perbankan swasta antara lain Bank BCA, Bank CIMB Niaga, Bank OCBC NISP, Bank Maybank, Bank Danamon dan Bank Permata dimana data yang digunakan yaitu data sekunder periode 2013-2018 yang didapat dari Bursa Efek Indonesia, yang berhubungan dengan penelitian ini. Berdasarkan perhitungan dan analisis dengan menggunakan rasio CAR, LDR dan ROA yang sudah dilakukan penulis, dapat diambil kesimpulan bahwa Bank-bank yang diambil sebagai sampel dapat dikatakan sebagai bank yang sehat. Walaupun kesepuluh bank tersebut tergolong sebagai bank yang sehat, Sektor perbankan memiliki potensi dan peluang yang besar dalam peranannya sebagai sumber pembiayaan bagi masyarakat dan sektor usaha. Sejak banyaknya bank yang dilikuidasi saat terjadinya krisis moneter, membuat Bank Indonesia lebih gencar untuk melakukan restrukturisasi perbankan yang diharapkan dapat memunculkan stuktur perbankan yang kuat, efektif, efisien, dan sehat. Kesehatan suatu bank dapat dinilai melalui pendekatan kualitatif terhadap faktor manajemen dan pendekatan kuantitatif terhadap faktor permodalan, kualitas aktiva, manajemen, rentabilitas, dan likuiditas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan modal dan likuiditas terhadap keuntungan pada Perbankan Nasional. Analisis rasio keuangan yang digunakan terdiri dari CAR, yang mewakili kemampuan modal, LDR yang mewakili likuiditas dan ROA yang mewakili keuntungan. Dari hasil penelitian, Variabel CAR dan LDR secara simultan berpengaruh terhadap variabel ROA, hal ini ditunjukkan dengan nilai perhitungan uji P-value sebesar 0,017 lebih kecil dari 5%, artinya ada pengaruh positif dan signifikan antara kedua variabel bebas (CAR dan LDR) terhadap variabel terikat (ROA). Kata Kunci: CAR, LDR, ROA

Item Type: Other
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Depositing User: Andika Rizky Nugraha
Date Deposited: 11 Jul 2019 04:56
Last Modified: 11 Jul 2019 04:56
URI: http://eprints.unpam.ac.id/id/eprint/8077

Actions (login required)

View Item View Item