Mekanisme Baliknama Sertifikat Tanah Dan Rumah Kpr Btn Dalam Hal Sipenjual Tidak Diketahui Keberadannya Dihubungkan Dengan Peraturan Pemerintah No. 24. Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah (Study Kasus Putusan Pengadilan Negeri No.71/Pdt.G/2015/Pn.Dpk).

Abdul Muis Fahmi, . (2018) Mekanisme Baliknama Sertifikat Tanah Dan Rumah Kpr Btn Dalam Hal Sipenjual Tidak Diketahui Keberadannya Dihubungkan Dengan Peraturan Pemerintah No. 24. Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah (Study Kasus Putusan Pengadilan Negeri No.71/Pdt.G/2015/Pn.Dpk). Masters thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.pdf
Restricted to Registered users only

Download (409kB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (379kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (194kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (198kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (283kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (86kB)
[img] Text
JURNAL.pdf
Restricted to Registered users only

Download (540kB)

Abstract

Memiliki tanah dan rumah adalah kebutuhan hidup masyarakat yang paling mendasar sebagai sumber kehidupan dan mata pencaharian, bahwa tanah dan rumah tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat sejak lahir hingga meningal dunia. Begitu urgentnya tanah dan rumah bagi kehidupan masyarakat. Maka dibutuhkan surat tanda kepemilikan rumah yang mereka bangun. Jika tidak, rumah mereka bisa dkatakan tidak sah sebagai pemilik rumah. Surat tanda kepemilikan tersebut disebut sertifikat tanah, sebagai tanda bukti hak atas tanah. Sertifikat tanah memliki kedudukan paling penting atas kepeilikan akan tanah. Dalam jual beli tanah misalnya, ada pengantian nama sertifikat tanah tersebut, atau yang sering disebut balik nama sertifikat tanah. Pada kenyataannya balik nama sertifikat tanah tentu saja tidak selalu berjalan mulus, terkadang ada masalah yang terjadi, begitu juga diKota Depok. Penelitian mengenai proses balik nama sertifikat tanah ada dua tahap yaitu tahap pertama dengan melakukan peninjauan ke Pengadilan Negeri Kota Depok. Kemudian melakukan penelitian dengan melakukan wawancara dengan ibu Wella pada Bank Tabungan Negara (persero), dibidang penelitian kami. Hasil yang diperoleh dari penelitian mengenai proses balik nama sertifikat tanah adalah terdapatnya data bagaimana sertifikat tanah itu dan bagai mana proses balik nama sertifikat tanah dalam hal sipenjual tidak diketahui rimbanya. Seperti hal nya dalam putusan Pengadilan Negeri Depok nomor, 71/PDT.G/2015/PN.DPK. Transaksi jual beli yang dilakukan hanya berdasarkan kwitansi Pada tanggal 08 Nopember 2000 tanpa ada alas hak Akta Jual Beli, Dengan demikian , untuk balik nama sertifikat pada kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Depok terjadi hambatan, karena tidak terpenuhinya salah satu persyaratan balik nama sertifikat tanah, oleh karnanya, dibuat putusan pengadilan yang nantinya dilampirkan sebagai penganti Akta Jual Beli untuk melakukan proses balik nama dari pemegang hak semula yaitu Nyonya NINI MULYANI/ tergugat menjadi nama Tuan BAMBANG SUYONO / penggugat atas sertifikat Hak Milik. Kata Kunci : Penelitian, Balik nama sertifikat, Tanah dan rumah.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Andika Rizky Nugraha
Date Deposited: 31 May 2019 06:00
Last Modified: 31 May 2019 06:00
URI: http://eprints.unpam.ac.id/id/eprint/7362

Actions (login required)

View Item View Item