Perlindungan hukum dalam tindak pidana pelanggaran hak cipta software guna menjamin kepastian hukum bagi pencipta Tinjauan undang-undang nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta

Turkamun, . (2016) Perlindungan hukum dalam tindak pidana pelanggaran hak cipta software guna menjamin kepastian hukum bagi pencipta Tinjauan undang-undang nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta. Masters thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER.docx
Restricted to Registered users only

Download (56kB)
[img] Text
BAB I.docx
Restricted to Registered users only

Download (59kB)
[img] Text
BAB II.docx
Restricted to Registered users only

Download (55kB)
[img] Text
BAB III.docx
Restricted to Registered users only

Download (46kB)
[img] Text
BAB IV.docx
Restricted to Registered users only

Download (31kB)
[img] Text
BAB V.docx
Restricted to Registered users only

Download (22kB)

Abstract

TURKAMUN 2013740014 “PERLINDUNGAN HUKUM DALAM TINDAK PIDANA PELANGGARAN HAK CIPTA SOFTWARE GUNA MENJAMIN KEPASTIAN HUKUM BAGI PENCIPTA (TINJAUAN UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA)” Penelitian ini dilatar belakangi bahwa hukum menganggap karya cipta sebagai suatu kekayaan, sehingga keberadaannya selalu dilindungi undang-undang no 28 tahun 2014 tentang hak cipta yang mulai berlaku pada tanggal 16 September 2014. Hak cipta adalah merupakan hak ekskulsif bagi pencipta atau pemegang hak cipta untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaanya, yang timbul secara otomatis yang timbul setelah suatu ciptaan yang berlaku. Pengertian hak cipta tersebut diatas Nampak bahwa pencipta mempunyai hak ekskkusif memberikan izin suatu hasil karya ciptaan dalam bentuk mengumumkan atau memperbanayak ciptaannya yang dapat dialihkan kepada pihak lain tanpa memisahkan hak moralnya yang melekat pada si pencipta terhadap hasil karya ciptaannya. Permasalahan adalah faktor penyebab sering terjadinya tindak pidana pelanggaran terhadap hak cipta software dan upaya yang dapat dilakukan dalam memberikan perlindungan dan jaminan kepastian hukum terhadap pelanggaran hak cipta software kepada pemegang hak cipta. Penelitian dalam tesis ini, bersifat deskriftis dan analistis, menelaah dan menganalisa perundang-undangan khususnya undang-undang nomor 28 tahun 2014 tentang hak cipta, sehingga mendapatkan kesimpulan mengenai permasalahan yang diangkat dalam tesis ini, walaupun tanpa didaftarkannya karya cipta tersebut sudah mendapatkan suatu perlindungan hukum dari undang-undang, dalam upaya perlindungan hukum terhadap hak cipta atas hasil karya ciptaan berupa software maka tiap orang yang melanggar tersebut dapat dikenakan sanksi hukum pidana dan dituntut secara hukum perdata. Pelanggaran hak cipta terjadi disebabkan oleh adanya nilai ekonomis atau keuntungan yang didapat dari setiap pelanggaran/pembajakan software. Peranan aparat penegak hukum dalam hal ini masih kurang membantu dikarenakan aparat penegak hukum juga kurang mengerti atau memahami pentingnya perlindungan hukum terhadap pelanggaran/pembajakan software. Upaya-upaya untuk meminimalisir agar terjadinya pelanggaran hak cipta berupa software maka hanya dapat dilakukan oleh instansi yang terkait dan juga organisasi yang membawahi perlindungan mengenai hak cipta. Disamping itu juga pemilik perangkat lunak software kurang perduli terhadap hasil ciptaannya. Khususnya di wilayah hukum Indonesia. Kata Kunci: Pencipta Perlindungan Hukum, Kepastian Hukum, Hak Cipta Software

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > KZ Law of Nations
Depositing User: Abdurahman Saleh
Date Deposited: 26 Sep 2018 03:02
Last Modified: 26 Sep 2018 03:02
URI: http://eprints.unpam.ac.id/id/eprint/5404

Actions (login required)

View Item View Item