Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Gratifikasi Dalam Perdagangan Organ Tubuh Manusia Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan

Muhamad Iqbal, . (2017) Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Gratifikasi Dalam Perdagangan Organ Tubuh Manusia Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Masters thesis, Universitas Pamulang.

[img] Text
COVER .rtf
Restricted to Registered users only

Download (173MB)
[img] Text
BAB I.rtf
Restricted to Registered users only

Download (407kB)
[img] Text
BAB II.rtf
Restricted to Registered users only

Download (259kB)
[img] Text
BAB III.rtf
Restricted to Registered users only

Download (345kB)
[img] Text
BAB IV.rtf
Restricted to Registered users only

Download (417kB)
[img] Text
BAB V.rtf
Restricted to Registered users only

Download (97kB)
[img] Text
JURNAL .rtf
Restricted to Registered users only

Download (233kB)

Abstract

MUHAMAD IQBAL, 2015740072, PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA GRATIFIKASI DALAM AKTIFITAS MAFIA PERDAGANGAN ORGAN TUBUH MANUSIA YANG MELIBATKAN OKNUM TENAGA KESEHATAN DALAM RUMAH SAKIT DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2001 TENTANG PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSI DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 36 TAHUN 2009 TENTANG KESEHATAN. Jamaknya perdagangan organ tubuh manusia untuk kepentingan transplantasi baik untuk dipergunakan didalam maupun diluar negeri. Dengan dalih apapun perbuaan perdagangan organ tubuh manusia adalah hal yang sangat dikecam dan dilarang berdasarkan Undang-undang No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Namun dalam hal sukses atau tidaknya transplantasi baik yang dilakukan dengan cara legal ataupun ilegal (perdagangan organ tubuh manusia) membutuhkan keahlian-keahlian seorang yang memiliki keahlian sebagai tenaga kesehatan mengingat sifat organ tubuh ketika terlepas dari dalam tubuh merupakan barang yang sensitif, dalam hal ini kualitas organ tubuh tersebut tergantuk kondisi donor dan keahlian serta kemampuan tenaga medis yang membantu proses transplantasi tersebut. Dalam konteks aktifitas illegal dalam proses transplantasi tersebut atas organ hasil perdagangan tersebut, oknum tenaga kesehatan yang terlibat tentulah termotivasi dengan iming-iming hadiah yang cukup besar hal tersebut dikarenakan dari aktifitas illegal tersebut mengandung resiko tinggi baik secara materi dan jiwa dari resipen dan donor ditambah dengan nilai harga dari organ tubuh tersebut sangat tinggi harganya. Penggunaan aturan Pidana dalam kasus perdagangan organ tubuh manusia yang dilakukan oknum tenaga kesehatan adalah suatu hal yang pasti, namun perbuatan perdagangan organ tubuh manusia tersebut pastilah menghasilkan nilai gratifikasi tinggi yang cukup untuk memotivasi pelaku oknum tenaga kesehatan tersebut untuk memuluskan aksi perdagangan organ tubuh manusia. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif, yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder (library research). Dimana tahap penelusuran dan pengkajian terhadap berbagai sumber dengan tahap pengumpulan data, penilaian data, penafsiran, dan penyimpulkan ini didukung dengan field research, guna memperoleh data yang lebih akurat mengai praktik perdagangan organ tubuh mansuia yang melibatkan oknum tenaga kesehatan. Kesenjangan ekonomi dan tingginya tingkat gagal organ serta kebutuhan organ tubuh manusia mengakibatkan harga tawar atas organ begitu tinggi sehingga praktik perdagangan organ tubuh akan tumbuh subur. Dalam aktifitas perdagangan organ bukan perkara sembarang melainkan ada kecenderungan keterlibatan tenaga profesional yang memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam hal transplantasi organ tubuh manusia. Kata Kunci : Hukum Pidana, Perdagangan Organ Tubuh, Gratifikasi Tenaga Kesehatan

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > KZ Law of Nations
Depositing User: Abdurahman Saleh
Date Deposited: 25 Sep 2018 03:01
Last Modified: 25 Sep 2018 03:01
URI: http://eprints.unpam.ac.id/id/eprint/5358

Actions (login required)

View Item View Item