Analisis Penerapan Strategi Perencanaan Pajak Terhadap Pajak Penghasilan Terutang Badan (Studi Kasus T. PLN Persero Area Serpong) ( Skripsi Akuntansi S1,2014 )

I Komang Artawan, . (2014) Analisis Penerapan Strategi Perencanaan Pajak Terhadap Pajak Penghasilan Terutang Badan (Studi Kasus T. PLN Persero Area Serpong) ( Skripsi Akuntansi S1,2014 ). Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
Skripsi akuntansi S1. Cover.pdf
Restricted to Registered users only

Download (89kB)
[img] Text
Skripsi Akuntansi S1. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (82kB)
[img] Text
Skripsi Akuntansi S1. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (124kB)
[img] Text
Skripsi Akuntansi S1. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (60kB)
[img] Text
Skripsi Akuntansi S1. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (185kB)
[img] Text
Skripsi Akuntansi S1. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (52kB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus yang dilaksanakan pada PT PLN (Persero) Area Serpong. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan strategi perencanaan pajak terhadap Pajak Penghasilan Terutang Badan pada PT PLN (Persero) Area Serpong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan cara menganalisis Laporan Keuangan Perusahaan dan Laporan SPT Masa Pajak Penghasilan Pasal 21 Tahun 2012, serta wawancara kepada pihak-pihak yang berkompeten dari bagian yang terkait dengan perhitungan perpajakannya. Analisis data dilakukan dengan menganalisis penerapan strategi perencanaan pajak. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan dapat dilihat bahwa penerapan strategi perencanaan pajak belum dilakukan secara maksimal dan masih banyak biaya mengenai penghasilan karyawan yang tidak dapat dibebankan sebagai biaya. Hal ini menyebabkan beban pajak terutang menjadi lebih besar, yaitu sebesar Rp 217.871.925.000. Dengan Memaksimalkan strategi perencanaan pajak jumlah beban Pajak Penghasilan Terutang Badan akan menjadi lebih kecil yaitu sebesar Rp 217.182.732.000, dan perusahaan dapat menghemat pajaknya sebesar Rp 708.693.000.. Berdasarkan kesimpulan diatas, penulis menyarankan sebaiknya perusahaan mengubah kebijakan-kebijakan mengenai strategi perencanaan pajak yang berhubungan dengan penghasilan karyawan menjadi biaya yang dapat dibebankan, seperti memberikan tunjangan dalam bentuk tunai, sehingga beban Pajak Penghasilan Terutang Badan tidak terlalu besar. Kata kunci: Pajak, Perencanaan Pajak, Pajak Penghasilan Terutang

Item Type: Other
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Depositing User: Admin Perpustakaan UNPAM
Date Deposited: 17 Sep 2015 07:49
Last Modified: 17 Sep 2015 07:49
URI: http://eprints.unpam.ac.id/id/eprint/501

Actions (login required)

View Item View Item