Metode problem solving dengan metode konvensional terhadap hasil belajar pendidikan kewarganegaraan peserta didik. ( Studi Komparasi di SMP PGRI 35 Serpong )Skripsi PKN

Elis Sintawati, . (2014) Metode problem solving dengan metode konvensional terhadap hasil belajar pendidikan kewarganegaraan peserta didik. ( Studi Komparasi di SMP PGRI 35 Serpong )Skripsi PKN. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
Skripsi PKN BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (237kB)
[img] Text
Skripsi PKN BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (282kB)
[img] Text
Skripsi PKN BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (436kB)
[img] Text
Skripsi PKN BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (499kB)
[img] Text
Skripsi PKN BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (409kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan prestasi belajar pendidikan kewarganegaraan peserta didik yang diajarkan dengan metode problem solving dan konvensional. Populasi terjangkau adalah seluruh peserta didik SMP PGRI 35 Serpong Tangerang Selatan yaitu pada kelas VII tahun pelajaran 2013/2014. Data peserta didik pada kelas VII tahun pelajarn 2013/2014 adalah : 265. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampel .Dari 6 kelas diambil 4 kelas secara random yaitu kelas VII- 1 dengan jumlah 44 peserta didik, VII – 2 dengan jumlah 44 peserta didik, VII- 4 dengan jumlah 45 peserta didik, VII- 6 dengan jumlah 44 peserta didik untuk diadakan pretes untuk menentukan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol pada kelas VII. Kemudian dari hasil yang diperoleh dapat dilihat kelas yang mempunyai indeks prestasi belajar yang rata – rata sama, yaitu kelas VII -1 Dan kelas VII – 4, Maka sampel penelitian dari kedua kelas tersebut masing – masing berjumlah 44 peserta didik dan 44 peserta didik . Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah dalam bentuk soal tes hasil belajar untuk mengetahui hasil belajar pendidikan kewarganegaraan. Tes hasil pendidikan kewarganegaraan ini berupa tes pilihan ganda. Instrument tes yang telah dibuat diuji coba terlebih dahulu untuk mengetahui tingkat validitas dan reliabilitas,karena instrument yang baik adalah instrument tes valid dan reliable. Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh nilai rata – rata kelas eksperimen sebesar 75,26, median sebesar 75,9, modus sebesar 85,5, varian sebesar 73,98, dan simpangan baku sebesar 8,60 dan hasil perhitungan kelas kontrol diperoleh nilai rata – rata sebesar 67,13, median sebesar 67,06, modus sebesar 75,58, varian sebesar 61,65, dan simpangan baku sebesar 7,85. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji – t. setelah melakukan perhitungan dengan menggunakan uji – t maka diperoleh thitung = 6,45. Dengan menggunakan tabel distribusi t pada taraf singnifikan 0,05 derajat kebebasan ( dk=74 ) diperoleh t tabel 1,99 dengan kiteria pengujian hipotesis : jika t hitung < t tabel maka Ho diterima dan Hi ditolak dan jika thitung > ttabel maka Ho ditolak dan Hi diterima, karena t hitung 6,45 > t tabel 1,99 hal ini berarti metode problem solving lebih baik dibandingkan metode konvensioanal terhadap hasil belajar pendidikan kewarganegaraan peserta didik. Hal tersebut juga menunjukan bahwa hasil belajar pendidikan kewarganegaraan peserta didik yang menggunakan problem solving lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar yang menggunakan metode konvensional. Kata kunci : Metode problem solving, metode konvensional dan hasil belajar.

Item Type: Other
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Unnamed user with email admineprints@unpam.ac.id
Date Deposited: 12 Sep 2015 04:17
Last Modified: 12 Sep 2015 04:27
URI: http://eprints.unpam.ac.id/id/eprint/451

Actions (login required)

View Item View Item