Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Perilaku Menyimpang Siswa Di Smpi Asy-Syakirin

Muhamad Saeful, . (2018) Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Perilaku Menyimpang Siswa Di Smpi Asy-Syakirin. Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
COVER.doc
Restricted to Registered users only

Download (442kB)
[img] Text
BAB I.doc
Restricted to Registered users only

Download (72kB)
[img] Text
BAB II.doc
Restricted to Registered users only

Download (198kB)
[img] Text
BAB III.doc
Restricted to Registered users only

Download (555kB)
[img] Text
BAB IV.doc
Restricted to Registered users only

Download (790kB)
[img] Text
BAB V.doc
Restricted to Registered users only

Download (65kB)
[img] Text
JURNAL.doc
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku menyimpang, faktor-faktor penyebab perilaku menyimpang, dan upaya-upaya untuk mengatasi perilaku menyimpang pada siswa SMPI Asy-Syakirin Pinang Tangerang Tahun 2017. Yang berjumlah siswa 471 Data penelitian ini dikumpulkan melalui informan atau narasumber, tempat dan peristiwa. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode angket. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk-bentuk perilaku menyimpang siswa SMPI Asy-Syakirin Tahun 2017 yang sering dilakukan berupa pelanggaran terhadap peraturan dan tata tertib sekolah, meliputi membawa HP ke sekolah, terlambat masuk sekolah, tidak rapi seragam dengan ketentuan membolos sekolah, tidak mengumpulkan tugas mata pelajaran, dan merokok. Faktor-faktor yang menyebabkan perilaku menyimpang siswa SMPI Asy-Syakirin antara lain: kurang memiliki kontrol diri, pengaruh media cetak dan elektronik, keluarga, teman sebaya, masyarakat, ketidak sesuaian siswa dalam menghayati nilai-nilai yang berlaku disekolah, kebutuhan siswa, dan keinginan siswa dalam melakukan sesuatu. Upaya-upaya pihak sekolah dalam mengatasi perilaku menyimpang atau melanggar aturan-aturan dan tata tertib sekolah bervariasi, sesuai dengan bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh siswa. Sanksi yang paling ringan adalah dari pihak sekolah mengingatkan kepada siswa untuk tidak mengulangi pelanggaran tersebut, kemudian sanksi yang paling berat adalah siswa dikeluarkan dari sekolah. Setiap siswa yang melakukan pelanggaran selain mendapat sanksi dari pihak sekolah, juga mendapatkan angka kredit poin pelanggaran, dan apabila kredit poin-point pelanggaran tersebut mencapai 100 point, maka pihak sekolah mengeluarkan siswa tersebut. Kata Kunci: Teman Sebaya, Perilaku Menyimpang.

Item Type: Other
Subjects: L Education > L Education (General)
Depositing User: Bisma Lubis
Date Deposited: 28 May 2018 02:11
Last Modified: 28 May 2018 02:11
URI: http://eprints.unpam.ac.id/id/eprint/4102

Actions (login required)

View Item View Item