Pengalihan piutang secara cessie dan akibat hukum terhadap jaminan hak tanggungan ditinjau dari undang-undang nomor 4 tahun 1996 tentang hak tanggungan (analisis putusan nomor 89/pdt.g/2015/pn.jkt.pst)

Imam Sriyono, . (2017) Pengalihan piutang secara cessie dan akibat hukum terhadap jaminan hak tanggungan ditinjau dari undang-undang nomor 4 tahun 1996 tentang hak tanggungan (analisis putusan nomor 89/pdt.g/2015/pn.jkt.pst). Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
COVER.doc
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.doc
Restricted to Registered users only

Download (248kB)
[img] Text
BAB II.doc
Restricted to Registered users only

Download (114kB)
[img] Text
BAB III.doc
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV.doc
Restricted to Registered users only

Download (101kB)
[img] Text
BAB V.doc
Restricted to Registered users only

Download (54kB)
[img] Text
JURNAL.doc
Restricted to Registered users only

Download (326kB)

Abstract

ABSTRAK IMAM SRIYONO, NIM. 2013020636, PENGALIHAN PIUTANG SECARA CESSIE DAN AKIBATNYA HUKUM TERHADAP JAMINAN HAK TANGGUNGAN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 4 TAHUN 1996 TENTANG HAK TANGGUNGAN (Analisis Putusan Nomor 89/Pdt.G/2015/PN.JKT.PST). Ketika pengusaha dan/atau suatu perusahaan menjalankan kegiatan usahanya diperlukan dana yang tidak sedikit untuk membiayai kegiatan tersebut. Dana yang dibutuhkan untuk membiayai suatu kegiatan usaha pada umumnya jumlahnya cukup besar. Semakin besar bidang usaha yang dilakukan, maka semakin besar dana kegiatan usaha yang diperlukan. Untuk mendapatkan modal kerja tersebut ada berbagai cara yang dapat ditempuh, diantaranya adalah dengan meminjam kepada pihak lain yaitu bank. Bank sebagai salah satu lembaga keuangan dapat bertindak sebagai salah satu sumber pendanaan, diantaranya dalam bentuk kredit. Pemberian kredit ini tentunya melalui mekaniskme tertentu, salah satunya dengan perjanjian dan disertai dengan jaminan. Salah satu bentuk jaminan kredit adalah cessie. Dalam pelaksanaan perjanjian kredit, tidak tertutup kemungkinan salah satu pihak melakukan wanprestasi atau kelalaian terhadap kewajiban-kewajiban yang tercantum dan disepakati Bersama dalam perjanjian kredit tersebut. Maka terjadi pengalihan piutang. Hal mengenai pengalihan piutang itu haruslah diberitahukan kepada debitur agar perjanjian pengalihan piutang dan segala akibat hukum yang ditimbulkannya memberikan akibat kepada debitur yang bersangkutan. Piutang yang dialihkan dengan cara cessie adalah suatu tagihan yang dimiliki oleh kreditur atas debiturnya. Tagihan tersebut merupakan tagihan atas nama. Pada prinsipnya tagihan atas nama menunjukkan dengan jelas dan pasti mengenai kreditur yang berhak menerima pembayaran atas tagihan yang dimaksud. Meskipun demikian, tagihan atas nama pada asasnya tidak harus dituangkan dalam wujud suatu surat (tulisan). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Keterkaitan pengalihan piutang secara cessie terhadap perjanjian kredit bank UOB Indonesia sebagai Kreditur Lama dan Akibat pengalihan piutang secara cessie terhadap jaminan Hak Tanggungan; Dalam penulisan skripsi ini, penelitian dilakukan dengan mempergunakan metode penelitian yuridis normatif atau disebut juga metode kepustakaan. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisa data sekunder. Hasil penelitian adalah Dengan beralihnya piutang yang dijamin dengan Hak Tanggungan maka hak kreditur sebagai pemegang Hak Tanggungan berpindah dan beralih kepada pihak yang menerima pengalihan piutang yang dimaksud. Pengalihan pemegang Hak Tanggungan ini wajib didaftarkan pada kantor pertanahan dimana Hak tersebut di daftarkan dengan menyerahkan dan/atau memperlihatkan akta yang membuktikan beralihnya piutang yang dijamin dengan Hak Tanggungan yang bersangkutan dari kreditur lama kepada kreditur yang baru. Wanprestasi yang dilakukan oleh kreditur lama selaku pemilik piutang yang dialihkan di dalam perjanjian cessie itu dikarenakan objek yang seharusnya diserahkan olehnya kepada kreditur baru berdasarkan perjanjian cessie adalah tidak sebagaimana mestinya.

Item Type: Other
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Muhammad Khusnan Hadi
Date Deposited: 25 Apr 2018 07:53
Last Modified: 25 Apr 2018 07:53
URI: http://eprints.unpam.ac.id/id/eprint/3635

Actions (login required)

View Item View Item