Pembebasan bersyarat sebagai hak warga binaan pemasyarakatan ditinjau dari undang – undang nomor 12 tahun 1995 tentang pemasyarakatan (studi kasus lembaga pemasyarakatan klas ii a pemuda tangerang)

Andreas Franc Mario Pasaribu, . (2018) Pembebasan bersyarat sebagai hak warga binaan pemasyarakatan ditinjau dari undang – undang nomor 12 tahun 1995 tentang pemasyarakatan (studi kasus lembaga pemasyarakatan klas ii a pemuda tangerang). Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
File Cover.docx
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text
BAB I.docx
Restricted to Registered users only

Download (46kB)
[img] Text
BAB II.docx
Restricted to Registered users only

Download (54kB)
[img] Text
BAB III.docx
Restricted to Registered users only

Download (49kB)
[img] Text
BAB IV.docx
Restricted to Registered users only

Download (36kB)
[img] Text
BAB V.docx
Restricted to Registered users only

Download (27kB)
[img] Text
JURNAL.docx
Restricted to Registered users only

Download (81kB)

Abstract

ABSTRAK ANDREAS FRANC MARIO PASARIBU, 2013020924, “PEMBEBASAN BERSYARAT SEBAGAI HAK WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN DITINJAU DARI UNDANG – UNDANG NOMOR 12 TAHUN 1995 TENTANG PEMASYARAKATAN (Studi Kasus Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Pemuda Tangerang)” dengan dosen Suko Prayitno, S.H., M.H. selaku pembimbing. Di dalam suatu Pemasyarakatan Peraturan Tentang Hak Warga Binaan Pemasyarakatan Telah di atur di dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 Pasal 14 yang mengatur tentang hak-hak Warga Binaan, Pada Kenyataannya setiap Warga Binaan Pemasyarakatan mengalami kendala ataupun hambatan dalam mendapatkan Haknya sebagai Warga Binaan Pemasyarakatan khususnya tentang Pemberian Pembebasan Bersyarat. Mereka mengatakan bahwa Pemberian Pembebasan Bersyarat tersebut tidak sesuai bagi warga binaan Pemasyarakatan dikarenakan kurangnya sosialisasi terhadap mereka sehingga Seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan mengalami kesulitan dalam mendapatkan haknya sebagai Warga Binaan yang khususnya tentang Pembebasan Bersyarat. Maka dari itu Penulis mempunyai tujuan untuk meneliti di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Pemuda Tangerang, tujuan Penelitian untuk mengetahui bagaimana cara Penerapan Pembebasan Bersyarat di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Pemuda Tangerang dan untuk mengetahui upaya apa yang harus dilakukan Petugas Pemasyarakatan dalam rangka memenuhi Pembebasan Bersyarat terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan dan manfaat penelitian untuk memberikan masukan kepada Lembaga Pemasyarakatan untuk lebih memperhatikan akan kepastian Hak Warga Binaan dalam mendapatkan pelayanan yang sangat optimal. Jenis Penelitian normatif dilakukan dengan cara mengumpulkan bahan-bahan yang berupa literature-literatur yang berkaitan dengan obyek penelitian dan Penelitian empiris merupakan penelitian lapangan yang dilakukan dengan cara memperoleh data secara langsung kepada pihak yang berwenang di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Pemuda Tangerang. Sumber data yang diperoleh dari Petugas Pemasyarakatan dan Warga Binaan Pemasyarakatan dengan menggunakan metode kepustakaan yang terkait dengan obyek penelitian dan Penelitian Lapangan dengan cara mewawancarai Petugas Pemasyarakatan dan Petugas Pemasyarakatan. Hasil Penelitian Penulis dari Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Pemuda Tangerang yaitu Petugas Pemasyarakatan telah memenuhi Pemberian Pembebasan Bersyarat terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan, dianggap telah berhasil dalam membina dan membimbing Pemberian Hak bagi Warga Binaan Pemasyarakatan yang menjalankan masa pidana, dan Setiap Warga Binaan Pemasyarakatan merasa terpenuhi hak mereka karena telah sesuai dengan peraturan yang ada.

Item Type: Other
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Muhammad Khusnan Hadi
Date Deposited: 24 Apr 2018 04:24
Last Modified: 24 Apr 2018 04:24
URI: http://eprints.unpam.ac.id/id/eprint/3581

Actions (login required)

View Item View Item