Penguasaan hak milik atas tanah milik warga negara indonesia oleh warga negara asing dengan akta notaris/ pejabat pembuat akta tanah ditinjau Dari undang-undang nomor 30 tahun 2004 Tentang jabatan notaris dan undang- Undang nomor 12 tahun 2006 tentang kewarganegaraan republik Indonesia (studi kasus pada notaris noor kholis adam, sh, mh)

Andriyana, . (2018) Penguasaan hak milik atas tanah milik warga negara indonesia oleh warga negara asing dengan akta notaris/ pejabat pembuat akta tanah ditinjau Dari undang-undang nomor 30 tahun 2004 Tentang jabatan notaris dan undang- Undang nomor 12 tahun 2006 tentang kewarganegaraan republik Indonesia (studi kasus pada notaris noor kholis adam, sh, mh). Universitas Pamulang, Tangerang Selatan.

[img] Text
COVER.doc
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.docx
Restricted to Registered users only

Download (31kB)
[img] Text
BAB II.docx
Restricted to Registered users only

Download (34kB)
[img] Text
BAB III.docx
Restricted to Registered users only

Download (38kB)
[img] Text
BAB IV.docx
Restricted to Registered users only

Download (33kB)
[img] Text
BAB V.docx
Restricted to Registered users only

Download (17kB)
[img] Text
JURNAL.doc
Restricted to Registered users only

Download (195kB)

Abstract

ABSTRAK ANDRIYANA, 2013020292, PENGUASAAN HAK MILIK ATAS TANAH MILIK WARGA NEGARA INDONESIA OLEH WARGA NEGARA ASING DENGAN AKTA NOTARIS/PEJABAT PEMBUAT AKTA TANAH DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 30 TAHUN 2004 TENTANG JABATAN NOTARIS DAN UNDANG-UNDANG NOMOR 12 TAHUN 2006 TENTANG KEWARGANEGARAAN REPUBLIK INDONESIA (Studi Kasus pada Notaris Noor Kholis Adam, SH, MH). Di era globalisasi dewasa ini, kesempatan bagi orang asing untuk memiliki hak atas tanah, sekalipun bukan hak milik, merupakan salah satu perwujudan dari asas-asas hukum baru yang berkembang dalam hukum perdagangan internasional global. Globalisasi perdagangan membuat kehadiran orang asing di Indonesia merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Sekalipun demikian perangkat hukum yang ada untuk mengatur kehadiran warga negara asing di Indonesia tidak secara tegas mendefinisikan pengertian warga negara asing. Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan dan menganalisa secara mendalam mengenai keabsahan penguasaan Hak Milik atas tanah milik Warga Negara Indonesia oleh Warga Negara Asing dengan Akta Notaris/Pejabat Pembuat Akta Tanah pada Notaris Noor Kholis Adam, SH, MH dan memahami dan menganalisa secara mendalam mengenai akibat hukum dari akta perjanjian penguasaan Hak Milik atas tanah milik Warga Negara Indonesia oleh Warga Negara Asing yang dibuat oleh Notaris/Pejabat Pembuat Akta Tanah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian hukum normatif, artinya penelitian terhadap suatu masalah yang akan dilihat dari aspek hukumnya yaitu dengan cara meneliti bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder kemudian dikaitkan dengan permasalahan yang ada. Keabsahan penguasaan Hak Milik atas tanah milik Warga Negara Indonesia oleh Warga Negara Asing yang dilakukan oleh Notaris dengan Akta Notaris/Pejabat Pembuat Akta Tanah secara yuridis formal tidak menyalahi aturan, dalam arti hal tersebut bukan merupakan pemindahan hak atas tanah (melalui jual beli) dari Warga Negara Indonesia kepada Warga Negara Asing. Akan tetapi secara materiil hal itu melanggar, dalam arti substansinya merupakan pemindahan secara tidak langsung dari Warga Negara Indonesia Kepada Warga Negara Asing yang melanggar ketentuan dalam Pasal 26 ayat (2) UUPA.Akibat hukum dari akta perjanjian penguasaan hak atas tanah hak milik Warga Negara Indonesia oleh Warga Negara Asing yang dibuat oleh Notaris/Pejabat Pembuat Akta Tanah adalah batal demi hukum karena syarat objektif tidak dipenuhi sebagaimana ditentukan oleh Pasal 1320 KUH Perdata. Dengan demikian sejak semula perjanjian itu tidak pernah dilahirkan dan tidak pernah ada suatu perikatan. Tujuan para pihak yang mengadakan perjanjian tersebut untuk melahirkan suatu perikatan hukum adalah gagal. Dengan demikian, maka tiada dasar untuk saling menuntut di depan hakim. Sesungguhnya penguasaan Hak Milik atas tanah oleh Warga Negara Asing, baik secara langsung maupun tidak langsung tidak menjanjikan perlindungan hukum bagi yang bersangkutan

Item Type: Other
Subjects: K Law > K Law (General)
Depositing User: Muhammad Khusnan Hadi
Date Deposited: 23 Apr 2018 03:22
Last Modified: 23 Apr 2018 03:22
URI: http://eprints.unpam.ac.id/id/eprint/3557

Actions (login required)

View Item View Item