Pengaruh Manajemen Mutu, Budaya Organisasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pusat Aplikasi Teknologi Isotop Dan Radiasi Di Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan)

Yeni Septiani, . (2014) Pengaruh Manajemen Mutu, Budaya Organisasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pusat Aplikasi Teknologi Isotop Dan Radiasi Di Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan). Kreatif, Jurnal Ilmiah Prodi Manajemen Universitas pamulang, 2 (1). pp. 118-145. ISSN 2339-0689

[img] Text
Kreatif, jurnal ilmiah Prodi Manajemen, Vol.2 No.1 Okt 2014.doc
Restricted to Registered users only

Download (640kB)

Abstract

PENGARUH MANAJEMEN MUTU, BUDAYA ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PUSAT APLIKASI TEKNOLOGI ISOTOP DAN RADIASI DI BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL (BATAN). Adapun tujuannya untuk mengetahui seberapa besar pengaruh : manajemen mutu terhadap kinerja, budaya organisasi terhadap kinerja, lingkungan kerja terhadap kinerja, dan ketiga variabel bebas tersebut secara simultan terhadap kinerja pada Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi-BATAN. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, metode statistik deskriptif digunakan untuk menjelaskan fenomena yang terjadi perihal data penelitian. Sedangkan metode kuantitatif digunakan untuk menjelaskan pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat pada penelitian ini. Adapun teknik sampling menggunakan metode random sample sebanyak 76 responden. Adapun alat analisis menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) Pengaruh Manajemen mutu (X1) terhadap kinerja pegawai (Y) positif sangat kuat dan signifikan, dan kontribusi X1 terhadap Y sebesar 91,4%, 2) Pengaruh budaya organisasi (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) positif sangat kuat dan signifikan kontribusi X2 terhadap Y sebesar 90,8%, 3) Pengaruh lingkungi kerja (X3) terhadap kinerja pegawai (Y) positif sangat kuat dan signifikan. kontribusi X3 terhadap Y sebesar 52,6%,. 4) Pengaruh manajemen mutu(X1), budaya organisasi(X2), dan lingkungan kerja(X3) terhadap kinerja pegawai (Y) positif sangat kuat dan signifikan. Variabel manajemen mutu, budaya organisasi dan lingkungan kerja secara bersama-sama mempengaruhi variabel kinerja pegawai pada PATIR BATAN sebesar 95%. Hasil penelitian ini disarankan untuk meningkatkan kinerja para pegawai instansi terkait perlu memperbaiki sarana dan prasarana baik fasilitas tata ruang kantor dan penerangan cahaya ruangan. Sedangkan budaya organisasi dan manajemen mutu sudah berjalan dengan baik sehingga perlu di pertahankan. Kata Kunci: Manajemen mutu, Budaya Organisasi, Lingkungan kerja, Kinerja

Item Type: Article
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Depositing User: Admin Perpustakaan UNPAM
Date Deposited: 13 Jun 2016 07:18
Last Modified: 13 Jun 2016 07:18
URI: http://eprints.unpam.ac.id/id/eprint/1354

Actions (login required)

View Item View Item