Analisa Proses Produksi Pada Usaha Kecil Menengah Industri Rumah Tangga Pembuatan Tahu Goreng Dengan Metode Full Costing (Studi Kasus Industri Rumah Tangga Kedaung-Ciputat)

Sarwani, . and Purwanto, . (2013) Analisa Proses Produksi Pada Usaha Kecil Menengah Industri Rumah Tangga Pembuatan Tahu Goreng Dengan Metode Full Costing (Studi Kasus Industri Rumah Tangga Kedaung-Ciputat). Teknologi, Jurnal Ilmiah dan teknologi, Fakultas Teknik Dan Fakultas MIPA Universitas Pamulang, 9 (25). pp. 63-81. ISSN 1858 - 4993

[img] Text
Jurnal Ilmiah dan Teknologi Vol. IX No.25 Oktober 2013.doc
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Proses produksi merupakan kegiatan yang penting dalam suatu perusahaan. Proses produksi juga merupakan rangkaian atau kegiatan yang dilakukan untuk mencapai maksud dan tujuan perusahaan. Dalam usaha kecil menengah (UKM) yang masuk kelompok industri rumah tangga khususnya industri pembuatan tahu goreng yang terletak didaerah Ciputat-Kedaung, berbagai biaya yang masuk dalam biaya produksi belum sepenuhnya terperinci. Hal tersebut dikarenakan minimnya informasi mengenai apa saja yang masuk dalam biaya-biaya produki tersebut. Setelah dilakukan analisa dengan metode full costing akhirnya dapat diketahui berbagai macam biaya yang tidak terperinci kedalam biaya pokok produksi antara lain, biaya perawatan alat-alat produksi, biaya listrik, dan biaya bahan bakar solar. Untuk memenuhi permintaan para konsumen, perusahaan ini memproduksi 4000 tahu goreng per hari dengan bahan baku kacang kedele sebanyak 50kg (kilogram) dan menetapkan harga jual perpotong tahu Rp.300,- namun setelah dilakukan analisa dengan metode full costing ternyata harga perpotong tahu adalah Rp.113,14 dengan selisih Rp.186,86. Di samping itu perusahaan tidak dapat menentukan perencanaan kapasitas produksinya secara baik untuk menghindari kerugian atau mengetahui titik impas yang terjadi dan setelah dilakukan analisa pengolahan data menggunakan metode break even point di dapat tingkat unit penjualan sebanyak 4.070 potong tahu goreng. Berdasarkan hal tersebut maka perusahaan harus mampu menjual produknya sebanyak 4.070 potong tahu goreng. Sedangkan untuk biaya perusahaan akan mencapai titik impas pada Rp. Rp. 1.220.928,-. Kata Kunci: Proses Produksi, Metode Full Costing, Tahu Goreng

Item Type: Article
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Depositing User: Admin Perpustakaan UNPAM
Date Deposited: 03 Mar 2016 13:04
Last Modified: 03 Mar 2016 13:04
URI: http://eprints.unpam.ac.id/id/eprint/1193

Actions (login required)

View Item View Item